Aksi Nyata Cinta Laura untuk Indonesia: Berkontribusi Sekecil Apa Pun Sangat Luar Biasa
JAKARTA, Duniaseleb.com,- Artis multitalenta Cinta Laura kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap kondisi Tanah Air. Sebelum berangkat ke Los Angeles untuk menghadiri Victoria’s Secret Fashion Show 2026, ia menyempatkan diri meninjau langsung wilayah terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT). Melalui yayasannya, Cinta Laura Foundation, ia berfokus membantu pemulihan fasilitas umum dan krisis air bersih bagi masyarakat setempat.
Indonesia saat ini tengah menghadapi berbagai ujian bencana alam di berbagai wilayah. Mulai dari bencana di Sumatera, Kalimantan, NTT, hingga Papua. Melihat situasi tersebut, Cinta Laura merasa terpanggil untuk mengambil peran aktif.
Ia menyadari bahwa sebagai individu, dirinya tidak bisa menyelesaikan semua masalah secara serentak. Namun, ia meyakini bahwa setiap orang yang memiliki kemampuan harus bergerak memberikan bantuan. Cinta mengungkapkan pandangannya melalui tayangan televisi belum lama ini.
“Di Indonesia kan sekarang banyak bencana ya guys, mulai di Sumatera, di Kalimantan, di NTT, di Papua. Jadi, aku kan punya yayasan namanya Cinta Laura Foundation. Ya tentu sebagai satu orang kita gak bisa bantu semuanya ya, tapi aku ngerasa kalau kita punya power, kita berusaha kontribusi sedikit saja, itu sudah menjadi suatu hal yang luar biasa,” ujar Cinta Laura.
Fokus Pemulihan di NTT: Membangun Pompa Air dan Sekolah
Selama kunjungannya ke NTT, Cinta Laura memberikan perhatian khusus pada daerah Reo dan Ruteng. Ia mendapati banyak sekolah, gereja, serta fasilitas umum lainnya yang mengalami kerusakan parah akibat bencana. Selain itu, warga setempat juga menghadapi krisis air bersih yang cukup mendesak.

Oleh karena itu, yayasannya menetapkan prioritas bantuan untuk wilayah tersebut pada bulan ini. Rencana utama mereka adalah mendirikan sistem pompa air bersih dan merenovasi sekolah-sekolah yang sudah tidak layak pakai.
“Jadi aku fokus bulan ini mau bangun pompa di salah satu pengungsiannya supaya mereka bisa punya air bersih yang gak mudah. Terus aku mau bangun pompa, mau renovasi sekolahnya yang sudah gak bisa dipakai lagi, gitu. Jadi rencananya kita mau bangun kembali sekolahnya sama bikin sistem air, pompa air supaya orang-orang di daerah setempat bisa hidup dengan layak,” ungkap Cinta.
Harapan dan Pesan untuk Masyarakat Luas
Selain masalah bencana di berbagai daerah, Cinta Laura turut menyoroti persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang belum sepenuhnya teratasi. Ia berharap publik, terutama pihak-pihak yang memiliki pengaruh, terus menyuarakan kepedulian agar tercipta gerakan yang lebih besar.
Meskipun demikian, ia mengingatkan bahwa masyarakat umum juga bisa mengambil peran nyata tanpa harus menunggu bantuan berskala besar. Donasi dalam jumlah kecil tetap membawa dampak yang berarti bagi para korban maupun relawan di lapangan.

“Aku harap dari kita selalu bersuara, orang-orang yang punya power akan tergerak. Tapi, sambil kita menunggu itu terjadi, kita sebagai masyarakat selain bersuara, kalau kita punya kelebihan materi atau mungkin kelebihan resources, kita donasi aja mau sedikit apa pun, mau itu Rp 5 ribu kah, Rp 10 ribu kah,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa bantuan finansial dalam skala kecil tetap penting untuk meringankan beban para relawan yang berjuang di garda terdepan. Bantuan tersebut bisa menjadi dorongan moral sekaligus bentuk kerja sama lintas elemen masyarakat.
“Karena minimal walaupun mungkin uang kita gak banyak ya, kita bisa bantu relawan-relawan yang sekarang benar-benar mengorbankan nyawa mereka untuk bisa memadamkan api, kita bisa berkontribusi kecil supaya memudahkan hidup beberapa orang. Kalau kita semua kerja sama itu kan jadi domino effect ya, dari hanya 5 orang, jadi 10 orang, 100 orang, 1,000 orang, dan seterusnya. Jadi jangan pernah merasa nggak berdaya,” pesan Cinta menutup penjelasannya.
